Laporaninformasi.com (Bogor) — Tim Nasional Sepak Bola Putra Senior Indonesia membuka langkah di ajang Piala AFF 2026 (ASEAN Hyundai Cup 2026) dengan hasil memukau. Bermain di hadapan 24 ribu suporter yang memadati Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7) malam, skuad Garuda berhasil melumat Kamboja dengan skor telak 5-1 pada laga penyisihan Grup A.
Pemain naturalisasi yang baru resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Mitchell Lee Baker, menjadi bintang lapangan lewat torehan hat-trick. Sementara dua gol kemenangan Indonesia lainnya masing-masing disumbangkan oleh Sandy Walsh dan striker muda Jens Raven.
Pertandingan ini sekaligus menjadi ujian resmi pertama bagi peramu taktik anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Skema dan taktik yang diterapkan pelatih asal Inggris tersebut dinilai langsung memberikan efek positif pada performa Rizky Ridho dan kawan-kawan di lapangan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut positif poin penuh di laga perdana ini. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa ujian sesungguhnya bagi konsistensi skuad Garuda baru akan terlihat pada laga-laga berikutnya.
"Ini hasil yang baik untuk pertandingan pertama. Namun kunci untuk melihat peningkatan permainan baru akan tampak pada laga-laga berikutnya, khususnya kala menjamu Vietnam pada Senin (3/8) pekan depan di stadion yang sama," ujar Erick usai laga.
Erick juga menjelaskan situasi komposisi pemain yang diturunkan dalam turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara ini. Mengingat Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA (FIFA Matchday), PSSI tidak bisa memanggil seluruh legiun abroad yang merumput di luar negeri.
"Ya, ini tim terbaik yang bisa kita berikan untuk Piala AFF. Banyak pemain yang belum bisa bergabung karena masih memperkuat timnya di luar negeri. Saya juga berharap pemain tidak ada yang cedera, mengingat beberapa nama seperti Marselino dan Ragnar masih dalam tahap pemulihan (recovery)," lanjutnya.
Di luar hasil pertandingan, Erick Thohir menyampaikan apresiasi khusus kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang dinilai sukses membenahi fasilitas Stadion Gelora Pakansari. Menurutnya, kondisi markas klub Liga 1 tersebut jauh lebih siap dan representatif dibanding kunjungan terakhirnya.
"Saya kaget, persiapan fasilitasnya jauh lebih baik dari terakhir saya datang ke sini. Saya apresiasi. Dalam mengelola sepak bola, Pemerintah Pusat, daerah, stakeholder, klub, hingga Timnas memang harus berjibaku bersama-sama. Mudah-mudahan pemerintah daerah lain juga memiliki kepedulian yang sama," pungkas Erick.
Kemenangan 5-1 ini menyuntikkan optimisme tinggi bagi Timnas Indonesia untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya, sekaligus menjadi modal berharga menjelang laga sengit melawan rival bebuyutan, Vietnam, pekan depan. *Jel/red*
