Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gandeng Bank Sumut, Pemko Batam Kucurkan Pinjaman 0 Persen Tanpa Agunan untuk UMKM

Sabtu | Juli 25, 2026 WIB Last Updated 2026-07-25T00:55:44Z
Pemerintah Kota Batam kembali memperluas akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen, Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2026). Foto: Diskominfobatam

Laporaninformasi.com (Batam) — Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali memperluas akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemko Batam dan PT Bank Sumut di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2026).


Kerja sama ini menjadi bagian dari pergeseran fokus pembangunan Kota Batam yang kini mengedepankan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).


Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kemandirian ekonomi masyarakat harus dipersiapkan secara matang seiring dengan pembangunan fisik kota yang terus berjalan.


"Pembangunan tidak hanya soal fisik semata, tetapi harus menghadirkan pemberdayaan. Penguatan kapasitas SDM dan ekonomi masyarakat harus mulai dipersiapkan dari sekarang. Jika tidak, kita akan tertinggal," ujar Amsakar dalam sambutannya.


Melalui program ini, para pelaku usaha mikro seperti pedagang kecil dan pengusaha kuliner dapat mengakses pinjaman permodalan awal hingga Rp20 juta tanpa agunan dan tanpa beban bunga maupun margin.


Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, menjelaskan bahwa Bank Sumut merupakan mitra perbankan ketiga yang menggandeng Pemko Batam dalam program pinjaman 0 persen ini, setelah sebelumnya bekerja sama dengan Bank BTN dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Pemko Batam juga tengah menjajaki kemitraan serupa dengan Bank Jatim.


"Alokasi anggaran yang disiapkan saat ini mencapai Rp3 miliar. Ke depan, atas arahan Bapak Wali Kota, kami mengusulkan peningkatan plafon pinjaman dari Rp20 juta menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta agar jangkauan manfaatnya semakin luas," jelas Salim.


Selain menggandeng sektor perbankan, Pemko Batam terus menyalurkan pembiayaan usaha murah melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Dana Bergulir (PDB). Program dana bergulir ini mencatatkan performa sehat dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) sebesar 2,1 persen—berada jauh di bawah ambang batas aman 5 persen.


Pemimpin Divisi Kredit Konsumen PT Bank Sumut, Faisal Panggabean, menyambut positif kepercayaan yang diberikan Pemko Batam. Ia menyatakan kesiapan Bank Sumut dalam menghadirkan layanan pembiayaan yang inklusif dan cepat bagi para pelaku usaha di Batam.


"Program Subsidi Bunga ini menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro untuk memperoleh pembiayaan yang lebih ringan. Kolaborasi yang kuat akan melahirkan ekonomi yang tangguh," tutur Faisal.


Selain penandatanganan PKS, acara tersebut dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2025. Dari total 1.132 koperasi terdaftar di Online Data System (ODS) per Juni 2026, sebanyak 375 koperasi tercatat berstatus aktif.


Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 43 koperasi pada tahun 2025, sebanyak 16 koperasi berhasil meraih predikat Sehat dan 27 koperasi mengantongi predikat Cukup Sehat.


Amsakar mengapresiasi capaian tersebut dan mengingatkan pentingnya tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel, salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara berkala.


Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan masyarakat yang holistik, Pemko Batam juga terus memperkuat program pendukung lainnya, seperti pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dan wilayah hinterland, peningkatan mutu layanan kesehatan, serta perluasan jaminan perlindungan sosial. *Jel/red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update