Laporaninformasi.com (Jakarta) – Sebanyak 865 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan dua titik aksi penyampaian pendapat oleh warga dan kelompok mahasiswa di wilayah Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026). Pengamanan disiagakan guna memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa pertama digalang oleh Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu bersama elemen masyarakat lain di kawasan Patung Kuda, Gambir. Aksi terkait penolakan penggusuran di kawasan Kwini tersebut dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, aksi kedua digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada pukul 13.00 WIB dengan sasaran Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) RI di Jalan Kebon Sirih.
"Sebanyak 865 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan secara penuh untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa, dibantu oleh tim Yan Unras (Pelayanan Unjuk Rasa) wilayah Jakarta Pusat," ujar Iptu Erlyn Sumantri dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Sebagai bentuk kesiapan, personel telah melakoni apel gelar pasukan di dua lokasi pengamanan, yakni di Pos Polisi Merdeka Barat pada pukul 08.00 WIB dan di area Kantor BGN RI pada pukul 09.00 WIB.
Terkait kelancaran arus lalu lintas, pihak kepolisian bakal menerapkan rekayasa jalan yang bersifat situasional sesuai kondisi perkembangan di lapangan dan kepadatan jumlah massa.
Kepolisian turut mengimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan di kawasan Jakarta Pusat selama kegiatan berlangsung."Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati dan mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan selama aksi berlangsung," tutup Erlyn. *Jel/red*
