Laporaninformasi.com (Pekanbaru) -- Program Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Riau mencatatkan lonjakan partisipasi masyarakat hingga dua kali lipat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mencatat sebanyak 2.582.054 jiwa telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut hingga Senin (26/10/2026).
Angka tersebut setara dengan 37,60 persen dari total 6,8 juta jiwa sasaran daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan bahwa capaian tahun ini melonjak drastis dibanding periode tahun 2025 yang hanya mencapai 18,7 persen.
Peningkatan cakupan ini mencerminkan tingginya efektivitas sosialisasi serta meningkatnya kesadaran masyarakat Riau terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan.
"Dari sasaran 6,8 juta jiwa, masyarakat yang sudah mengakses mencapai 2,5 juta. Tahun ini mengalami peningkatan dua kali lipat dari 2025 yang berada di kisaran 18,7 persen. Dari target 46 persen tahun ini, sudah tercapai hampir 38 persen, berarti tersisa 8 persen. Kita optimis sisa target ini tercapai hingga akhir periode," ujar SF Hariyanto di Pekanbaru, Senin (26/10/2026).
SF Hariyanto menegaskan, keberhasilan program prioritas di bidang kesehatan ini tidak terlepas dari dedikasi Dinas Kesehatan serta para tenaga kesehatan (nakes) di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.
Program CKG ini juga menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam mengawal dan mendukung penuh implementasi program Astacita Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan masyarakat.
"Ini adalah bukti nyata kerja keras dinas dan tenaga kesehatan di daerah, kita sampaikan apresiasi tinggi. Guna mendukung program Astacita Bapak Presiden Prabowo di bidang kesehatan, tentu akan terus kita dorong. Ini menjadi perhatian kita semua, termasuk masyarakat," tegasnya.
Untuk memaksimalkan pencapaian target sisa 8 persen, Pemprov Riau memastikan mekanisme pelayanan dibuat sangat mudah dan memangkas birokrasi. Masyarakat Riau yang ingin memeriksakan kesehatan dapat langsung mendatangi fasilitas kesehatan terdekat tanpa dipungut biaya sedikit pun.
"Masyarakat cukup datang langsung ke fasilitas kesehatan terdekat dengan membawa kartu identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK). Saat ini ada 243 Puskesmas di seluruh Riau yang siap melayani program ini secara gratis," tutup SF Hariyanto. *Red*
