Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tak Kenal Batas Jarak, Kepala KUA Bunguran Utara Jemput Bola Layani Akad Nikah di Desa Kelarik

Senin | Juni 08, 2026 WIB Last Updated 2026-06-08T03:48:15Z
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara, Fathurohman dalam prosesi akad nikah di Desa Kelarik, Kabupaten Natuna, Sabtu (6/6/2026) kemarin. Foto : Kemenag Kepri

Laporaninformasi.com (Natuna) - Kehadiran negara dalam memberikan pelayanan keagamaan bagi masyarakat terbukti tidak mengenal batasan jarak dan tantangan geografis. Hal ini dibuktikan langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara, Fathurohman, yang turun langsung menjalankan tugas sebagai penghulu dalam prosesi akad nikah di Desa Kelarik, Kabupaten Natuna, Sabtu (6/6/2026) kemarin. 


Langkah jemput bola ini menjadi manifestasi nyata dari komitmen KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama (Kemenag) dalam memberikan pelayanan prima, sekaligus upaya mendekatkan birokrasi kepada masyarakat di wilayah kepulauan.


Dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut, Fathurohman tidak hanya bertindak sebagai pencatat nikah resmi, tetapi juga memberikan nasihat bimbingan perkawinan (binwin) singkat kepada kedua mempelai. Ia menekankan pentingnya membangun fondasi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah yang selaras dengan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini.


"Tugas kami di KUA bukan sekadar administratif belaka. Kehadiran kami di tengah masyarakat, khususnya saat momen sakral seperti akad nikah, adalah bentuk tanggung jawab moral. Kami ingin memastikan layanan keagamaan dapat dirasakan langsung oleh warga, termasuk mereka yang berada di desa-desa pelosok," ujar Fathurohman di sela-sela kegiatannya disadur dari halaman resmi Kemenag Kepri. 


Fathurohman menambahkan, KUA Bunguran Utara akan terus berkomitmen untuk melakukan aksi turun langsung ke lapangan, baik untuk layanan pernikahan maupun konsultasi keagamaan. Menurutnya, pendekatan yang humanis adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan tertib administrasi kependudukan di bidang pernikahan.


Aksi nyata ini sejalan dengan semangat transformasi dan revitalisasi KUA yang tengah digencarkan oleh Kementerian Agama RI. Melalui program tersebut, unit kerja di tingkat kecamatan kini didorong untuk menjadi pusat layanan keagamaan yang inklusif, transparan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.


Kehadiran langsung Kepala KUA di desa mereka mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari pihak keluarga mempelai. Mereka mengaku sangat terbantu dengan sistem pelayanan langsung ini, yang dinilai tidak hanya mempermudah urusan birokrasi, tetapi juga menambah kekhidmatan suasana pernikahan.


Dedikasi yang ditunjukkan Fathurohman di Desa Kelarik ini diharapkan dapat menjadi pemantik inspirasi bagi para penghulu dan jajaran KUA lainnya di wilayah Kepulauan Riau untuk terus memberikan pengabdian terbaik demi terpenuhinya hak-hak keagamaan masyarakat. *red*

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update