Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Pemerintah Siapkan Stimulus & Terbitkan Panda Bonds

Rabu | Mei 06, 2026 WIB Last Updated 2026-05-06T15:58:21Z

 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres)

LaporanInformasi.Com [Jakarta] - Pemerintah memastikan akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, usai mengikuti pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026).

 

Pertumbuhan ekonomi Indonesia kini tercatat meningkat menjadi 5,61 persen, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya yang sebesar 5,39 persen. Angka ini menjadi sinyal positif bahwa ekonomi nasional mulai berbalik arah menuju fase ekspansi yang lebih kuat.

 

“Angka pertumbuhan ekonomi tadi yang keluar hari ini 5,61, itu kita diskusikan dengan Bapak Presiden bahwa kita memang sudah bisa membalik arah ekonomi. Dulu kan sebelumnya 5,39 sekarang 5,61 dibanding sebelum-sebelumnya lima atau di bawah lima sedikit. Jadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi,” ujar Purbaya.

 

Siapkan Stimulus Tambahan

Untuk mempertahankan tren positif tersebut, pemerintah akan mengeluarkan berbagai kebijakan strategis. Koordinasi dengan bank sentral akan diperkuat demi menjaga likuiditas, serta disiapkan stimulus tambahan yang akan segera diluncurkan.

 

“Jelas ekonomi sedang menuju pertumbuhan yang lebih cepat dan akan kita jaga untuk triwulan kedua dengan berbagai kebijakan, koordinasi dengan Bank Sentral juga menjaga kondisi likuiditas dan juga kita akan memberikan stimulus tambahan ke perekonomian yang tidak lama lagi akan diumumkan, mungkin 1 Juni akan mulai jalan,” imbuhnya.

 

Diversifikasi Pembiayaan

Selain mendorong pertumbuhan, pemerintah juga menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui diversifikasi sumber pembiayaan. Salah satu caranya adalah dengan rencana penerbitan obligasi Panda bonds di Tiongkok.

 

“Untuk memperkuat nilai tukar, kami juga akan menerbitkan bonds, dalam Panda bonds di Cina dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya.

 

Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga secara aktif mendorong ekspansi ekonomi yang berkelanjutan dan tangguh di tengah dinamika global. *red*



Sumber : Setpres

- advertisement -

×
Berita Terbaru Update