Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bantu Ibu Pekerja Jaga ‘Work-Life Balance’, BKKBN Hadirkan Daycare di Kawasan Industri

Minggu | Mei 31, 2026 WIB Last Updated 2026-05-31T08:17:43Z
Foto : Doc Redaksi

Laporaninformasi.com (Jakarta) – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) terus mematangkan perluasan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) melalui inisiatif baru bertajuk TAMASYA Goes to Industry. Langkah ini diambil guna menghadirkan layanan pengasuhan anak (daycare) yang aman dan berkualitas langsung di kawasan industri serta lingkungan kerja.


Upaya penguatan ekosistem daycare ini dibahas secara intensif dalam Zoom Meeting Persiapan Launching TAMASYA Goes to Industry, Jumat (29/5/2026). Program ini dirancang untuk memberikan dukungan nyata terhadap keseimbangan dunia kerja dan keluarga (work-life balance), khususnya bagi pekerja perempuan di sektor industri.


Hingga saat ini, tercatat sudah ada 3.366 Tempat Penitipan Anak (TPA) di seluruh Indonesia yang terintegrasi dengan Program TAMASYA, mulai dari milik swasta, pemerintah, mandiri, hingga perusahaan.


Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan bahwa penguatan pengawasan terhadap layanan daycare menjadi prioritas utama. Hal ini krusial agar anak-anak tetap mendapatkan perlindungan dan pengasuhan yang layak selama orang tua mereka bekerja,“Kita ingin memastikan anak berada di tempat yang aman dan terpercaya,” ujar Isyana Bagoes Oka saat memberikan pengarahan.


Guna mewujudkan hal tersebut, Kemendukbangga/BKKBN memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga dunia usaha. Tujuannya adalah memastikan fungsi daycare di lingkungan kerja tidak sekadar menjadi tempat penitipan anak konvensional, melainkan juga pusat simulasi tumbuh kembang anak yang berkualitas.


Salah satu wilayah yang menjadi fokus utama dorongan program ini adalah Provinsi Banten. Sebagai daerah penyangga ibu kota sekaligus pusat industri nasional, Banten memiliki urgensi tinggi terkait ketersediaan layanan pengasuhan anak ramah pekerja, terutama di sektor industri padat karya.


Melalui momentum peluncuran TAMASYA Goes to Industry mendatang, pemerintah berharap kehadiran fasilitas daycare ini dapat mengubah paradigma lingkungan kerja di Indonesia menjadi lebih ramah keluarga dan anak.


Langkah ini diharapkan tidak hanya mendongkrak produktivitas para pekerja karena anak-anak mereka terasuh dengan baik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan yang tangguh dan sehat sejak usia dini.*anj/red*








- advertisement -

×
Berita Terbaru Update