LaporanInformasi.Com [Batam] - Nama Diky Wijaya resmi masuk jajaran tiga besar dalam bursa figur favorit anak muda Batam jelang 2029. Berdasarkan hasil survei "Milenial dan Gen Z Figur Favorit Versi Anak Muda 2029" yang dirilis Kedai Kopi Q1 2026, Diky Wijaya meraih elektabilitas 16,90% dan kini menjadi penantang kuat yang menempel ketat dua nama teratas.
Survei yang menjaring preferensi anak muda Batam itu menempatkan Amsakar Ahmad di posisi puncak dengan 18,20%, disusul Li Claudia Chandra 17,40%. Diky Wijaya berada di urutan ketiga dengan 16,90%, unggul atas Yunus Muda 14,30% dan Aweng Kurniawan 11,80%. Selisih yang tipis di papan atas menunjukkan persaingan yang makin panas.
Naiknya nama Diky Wijaya tidak lepas dari rekam jejak birokrasinya di Pemprov Kepri. Ia pernah menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Wilayah Kepri dan kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja Kepri. Pengalaman memimpin dua OPD strategis itu dinilai membentuk citra Diky sebagai figur teknokrat yang paham fiskal daerah sekaligus isu ketenagakerjaan yang dekat dengan anak muda. Di bawah kepemimpinannya, isu optimalisasi pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja lokal kerap jadi perhatian.
Kedai Kopi mencatat, peta dukungan anak muda Batam kali ini mencerminkan dinamika pemilih yang semakin rasional dan kritis. Faktor kedekatan dengan masyarakat, citra kepemimpinan, serta keaktifan di media digital menjadi pertimbangan utama Gen Z dan milenial dalam menentukan pilihan. Tiga faktor inilah yang dinilai mengerek nama Diky Wijaya hingga mampu bersaing di tiga besar, menempel ketat dua figur petahana.
Dengan selisih hanya 1,3% dari peringkat pertama, posisi Diky dinilai masih sangat cair dan berpeluang menyalip. Kedai Kopi menyebut elektabilitas yang tidak terpaut jauh antar figur unggulan ini membuka ruang perubahan konstelasi politik Batam jelang 2029.
Survei ini sekaligus memotret ketatnya persaingan 10 besar figur pilihan anak muda Batam. Di bawah Diky, ada Ria Saptarika 10,50%, Jefridin Hamid 8,70%, Randi Zumariadi 7,10%, Caknur 5,60%, dan Suryani 3,50%.
Hasil survei Q1 2026 ini menjadi sinyal awal bahwa generasi muda Batam tidak lagi memilih berdasarkan popularitas semata, melainkan rekam jejak birokrasi dan kedekatan emosional dengan figur publik. Bagi Diky Wijaya, capaian 16,90% ditambah portofolio sebagai mantan Kepala Bapenda Kepri dan Kepala Disnaker Kepri saat ini, menjadi modal penting untuk terus membangun komunikasi dengan basis pemilih milenial dan Gen Z. *den/red*