Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Masuk Prioritas Nasional, Kemenhub Puji Keberanian Pemko Batam Investasi Transportasi Massal

Rabu | Mei 27, 2026 WIB Last Updated 2026-05-26T17:03:22Z

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, saat menghadiri peluncuran 19 armada baru Bus Trans Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (26/5/2026). Foto : MCB

Laporaninformasi.com (Batam) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI memberikan rapor hijau kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam atas keberaniannya berinvestasi besar-besaran di sektor transportasi massal. Batam dinilai sukses membangun fondasi kota modern yang ramah publik di tengah keengganan banyak daerah lain menyentuh sektor nonsubsidi ini.

 

Apresiasi tersebut dilayangkan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub RI, Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, saat menghadiri peluncuran 19 armada baru Bus Trans Batam di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Selasa (26/5/2026).

 

Selain peremajaan armada, Pemko Batam juga resmi menerapkan sistem pembayaran non-tunai canggih berbasis QRIS Tap serta mematangkan integrasi rute strategis Koridor Nongsa–Batam Centre langsung menuju Bandara Internasional Hang Nadim menggunakan skema Buy The Service (BTS).

 

“Tidak banyak pemerintah daerah yang berani berinvestasi di sektor transportasi karena secara bisnis tidak selalu menguntungkan. Namun, dampaknya sangat besar terhadap penurunan angka kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, dan pengurangan beban konsumsi bahan bakar masyarakat,” ujar Aan Suhanan di hadapan jajaran Forkopimda Kepri.

 

Aan menjabarkan, keseriusan Batam ini sejalan dengan cetak biru kebijakan pusat. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Kemenhub menargetkan pengembangan angkutan massal perkotaan di 20 kota prioritas selama lima tahun ke depan, dan Batam berhasil mengamankan satu tempat di dalamnya.

 

Langkah taktis ini dinilai krusial bagi Batam yang berstatus sebagai kota industri sekaligus gerbang pariwisata internasional, guna mengantisipasi stagnasi jalanan akibat lonjakan kendaraan pribadi di masa depan.

 

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yusfa Hendri, menegaskan bahwa modernisasi Trans Batam ini adalah hak dasar warga yang wajib dipenuhi negara.

 

“Ciri kota modern adalah masyarakatnya memiliki akses yang mudah terhadap angkutan umum. Melalui peluncuran ini, Pemko Batam terus berkomitmen meningkatkan pelayanan transportasi publik yang terintegrasi, selamat, aman, nyaman, dan terjangkau,” tegas Yusfa. 

 

Untuk diketahui, hingga 2026, Trans Batam melayani sekitar 6.000 penumpang per hari dengan dukungan 52 armada dan 120 halte yang terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah dan badan usaha.

 

Agenda peresmian ini turut dikawal oleh Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, unsur pimpinan daerah, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam. *red*

 


- advertisement -

×
Berita Terbaru Update