LaporanInformasi.Com (Tg Pinang) - Pengurus Kota Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengkot PASI) Tanjungpinang bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang sukses merampungkan regenerasi perangkat pertandingan. Pelatihan Wasit/Juri Cabor Atletik Tingkat Dasar Nasional Tahun 2026 yang digeber sejak Senin (18/5/2026) di Plaza Hotel Tanjungpinang, resmi ditutup pada Jumat (22/5/2026).
Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat untuk mendongkrak mutu kompetisi dan kesiapan SDM pengadil lintasan, mengingat persaingan di nomor-nomor atletik kini menuntut akurasi tinggi dan penguasaan regulasi terbaru.
Hadir mewakili jajaran pemerintahan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Tanjungpinang, Muhammad Yatim, menegaskan bahwa integritas wasit dan juri adalah fondasi utama dari lahirnya rekor-rekor baru yang bersih dan diakui secara nasional.
"Keberhasilan sebuah event olahraga sangat ditentukan oleh kecermatan, objektivitas, ketegasan, dan integritas para perangkat pertandingan. Melalui kegiatan ini, kita berhasil mencetak wasit dan juri atletik yang tidak hanya profesional dan kompeten, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan pemahaman regulasi yang mendalam,” ujar Yatim.
Pelatihan yang memadukan pendalaman teori regulasi perlombaan serta simulasi praktik lapangan ini berlangsung dengan tensi kedisiplinan tinggi. Hasilnya, tim instruktur resmi menyaring 8 peserta terbaik dari sisa kompetitor lainnya.
Delapan pengadil lapangan yang menunjukkan performa impresif tersebut berhak mengantongi tiket rekomendasi untuk naik kelas guna memburu lisensi nasional tingkat madya.
Suntikan tenaga baru ini menjadi angin segar bagi jajaran perangkat pertandingan lokal. Pasalnya, mereka akan langsung diuji dan didelegasikan untuk mengawal sejumlah kalender kejuaraan daerah (Kejurda), termasuk persiapan matang menyambut pergelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau mendatang, di mana Tanjungpinang akan bertindak sebagai tuan rumah.
Di panggung olahraga modern, pembinaan atlet yang masif tidak akan membuahkan hasil maksimal tanpa diimbangi dengan kualitas kompetisi yang kredibel. Oleh karena itu, PASI dan Pemko Tanjungpinang berkomitmen membangun pembinaan perangkat pertandingan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi induk cabang olahraga, pelatih, serta atlet dinilai sebagai kunci utama dalam memotong rantai buruk ketidakpuasan hasil pertandingan yang kerap menodai sportivitas di lapangan.
Dengan tuntasnya pelatihan tingkat dasar nasional ini, wajah baru korps wasit dan juri atletik Tanjungpinang diharapkan mampu menghadirkan jalannya perlombaan yang lebih kompetitif, fair, dan transparan, sekaligus memicu motivasi para sprinter dan jumper lokal untuk mengukir prestasi emas di level yang lebih tinggi.*red*
